Why?

Aliran rasa

Ya saya harus alirkan rasa...so stupid, itulah yg saya pikir dan rasakan. 

Saya merasa benci pada diri saya, kenapa saya merasakan kembali perasaan kecewa, sedih, ditinggalkan, tak dipedulikan, di saat saya seharusnya tidak merasakan itu lagi. Tuhan, kenapa aku harus memiliki rasa ini di saat ini. Aku ga suka Ya Allah. 

Aku pikir aku istimewa, dulu dia bilang Sayang2. Aku dlu tak terlalu peduli. Sampai akhirnya rasa sayang ku muncul.dan ketika muncul dia justru jadi tak acuh.. aku merasa bodoh dan terjebak ya Allah. I hate it. Ga suka, karena akhirnya justru jadi kayak gini, dan seharusnya emang aku ga jatuh dalam perasaan ini.

Aku benci, aku benci kamu Ney, aku jadi punya rasa syaang..aku benci karena aku sayang. Aku benci punya rasa sayang ini.

Aku benci tapi sekaligus aku sayang, aku masih ada rasa harap Ney ga pergi. 

Tapi dia harus pergi, karena ini harus pergi. Karena ini adalah api yg bisa membakar kami. Ya dia harus pergi, dan mungkin dia sudah pergi lebih dulu sebelum aku bisa pergi. Aku cuman mau bilang, Terima kasih pernah bilang sayang sama aku...walopun aku gtw apa sayang yg kamu rasakan Ney, apakah bener atau gimana. Tapi terima kasih..selamat jalan Ney, kalo memang kamu sudah pergi, thx, doakan aku juga bisa pergi..satu harapki, jangan kau bersama lelaki lain yg jadi pengganti ku...karena aku hanya akan senang kalo kamu hancur karena kamu dengan lelaki lain. Thx ney, and good bye 

Ya Allah tulisan ini aku buat untuk mengalirkan rasa, rasa yg tak mungkin aku ungkapkan dengan kata.. heal me Ya Allah, please😢








Komentar

Postingan populer dari blog ini

To much from me